Berita Hangat Pihak kepolisian Hong Kong menangkap sebanyak 75 orang, yag terbukti terlibat dalam sebuah lingkaran prostitusi terselubung di beberapa sudut kota megapolitan itu.
Meski AgenBandarQ prostitusi adalah hal yang legal di Hong Kong, namun wilayah semi-otonom China itu melarang praktik tersebut dilakukan seecara terogansir.
Apabila kedapatan individu maupun kelompok menerima keuntungan dari PSK, maka akan terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara, sebagaimana dilansir dari New York Times pada Minggu (18/3/2018).
Di antara mereka AgenBandarQ yang di tangkap, delama warga Hong Kong terbukti sengaja memperkejakan PSK di bawah umur, dan menjalankan sebuah panti pijit tanpa izin. Penangkapan tersebut menyoroti bagaimana gerombolan kriminal terorganisir, yang di kenal sebagai Triad di Hong Kong, diyakini memegang kendali atas industri seks lokal. Kelompok tersebut dikethaui kerap mengandalkan rantai perdagangan manusia lintas negara, untuk mendapat 'suplai' wanita daei China daratan dan negara lain yang dijadikan sebagai PSK.
Beberapa PSK AgenBandarQ yang turut ditangkap, tidak hanya datang dari China daratan, tetapi ada juga yang dari Asia Tenggara, Ukraina dan Rusi. Demikian pernyataan polisi setempat yang dkutip harian South China Morning Post.
Beberapa dari mereka yang ditangkap, terbukti menyalahi penggunaan izin visa turis dari pihak imigrasi Hong Kong untuk bekerja mencari nafkah, sehingga terancam hukuman ganda.
Pekerja seks AgenBandarQ komersial di Hong Kong dapat belerka secara legal drumah bordil yang terdaftar di Dinas Sosial setempat. Namun karena atura ketat dan standar biaya operasional yang tinggi, membuat beberapa oknum memaksa para PSK yang berada di bawah kendalinya bekerja melebihi aturan yang berlaku.
Bahkan, tidak sedikit AgenBandarQ diantaranya tega menempatkan para PSK di dalam apartemen kecil yang dibagi ke dalam beberapa sekat kecil, selama menjajakan layanan pemuas syahwat di Hong Kong.
Penggrebekan AgenBandarQ dilakukan di beberapa unit apartemen di distrik Yuen Long, tidak jauh dari perbatasan dengan China daratan. Dalam pemeriksaan yang berlangsung dua hari hingga Jumat 16 Maret 2018, polisi menemukan fakta bahwa sindikat prositusi terkait mempekerjakan PSK asing yang datang ke Hong Kong melalui izin visa turis.
Oleh hukum yang AgenBandarQ berlaku di Hong Kong, setiawap pemegang visa wisata yang menerima uang dari pkerjaan apapun termasuk pekerjaan seks merupakan pelanggaran dengan resiko denda dan kurungan penjara.
Dalam penangkapan AgenBandarQ di hari yang sama, 59 orang wanita dan delapan orang pria ditangkap dengan tuduhan "melanggar kondisi tinggal mereka" kata polisi Hong Kong.
Razia terkait berawal AgenBandarQ dari sebuah investigasi, yang diberi kode nama Rushflow, yang dimulai tiga bulan lalu.
Terungkap praktik prostitusi terselubung ini merupakan yang kedua kalinya terjadi pada 2018. Sebelumnya, pada 31 januari, polisi menangkap 99 tersangka dalam sebuah razia terhadap 14 lantai apartemen di distrik Mong Kok.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar