Detik detik Meledaknya Bom di Gereja Santa Maria - Berita Viral Terupdate

Sabtu, 12 Mei 2018

Detik detik Meledaknya Bom di Gereja Santa Maria


Berita Viral Terupdate Vikjen Keuskupan Surabaya Romo Tri Budi Didik Pr sudah menerima laporan detail soal ledakan di Gereja Santa Maria Surabaya. Romo Tri mendapat informasi soal detik detik ledakan tersebut.

''Jadi jam 07.10 WIB tadi, sesudah selesai misa, orang sudah bersih-bersih. Lalu Misa kedua jam 08.00 WIB. Itu pada saat orang berdatangan ada orang pakai sepeda motor dihalang-halangi oleh satpam, lalu meledak,'' ujar Romo Tri Budi saat dihubungi, Minggu (13/5/2018). Laporan diterima dari pegawai gereja dan jemaat yang menyaksikan langsung peristiwa ledakan.

Romo Agen BandarQ Tri mengatakan orang yang masuk ke gereja seharusnya mengambil mnomor tanda parkir, Namun motor pelaku bom nunuh diri menerobos masuk.

''Ada juga dua polisi yang tiap hari jaga gereja di Polsek (jadi korban). Lalu satpan dan dua polisi luka parah. Ada satu yang meninggal,'' ujar Romo Tri.

Dia juga mengatakan seorang anak kecil langsung meninggal di lokasi. Saat ini gereja dijaga petugas.

Menurut penjelasan seorang saksi yang bernama Samsia, seorang pedagang yang terkena imbas ledakan bom bunuh diri di Gereja Katolik Santa Maria, Jalan Ngagel Madya Utara, Surabaya. Dia terlempar sampai 15 meter ke arah jalanan.

''Masih ada disiini darahnya. Saya terpental 15 meter,'' kata Samsia saat dihubungi Agen BandarQ, Minggu (13/5/2018).

Samsia Agen BandarQ memang biasa berjualan di luar dekat pintu gerbang gereja. Sebelum kejadian dia melihat 2 orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor menerobos masuk ke halaman gereja.

Mereka memakai celana berwarna hitan dan salah satu dari mereka membawa tas ransel. Dan tak lama kemudian ledakan pun terjadi.

''Ya, bawa ransel, bawa anu la pokoknya, kalau gak salah pakai celana hitam di depan pintu gerbang pas lokasi tempat saya jualan. Kalau gak salah pakai celana panjang dua duanya orangnya kurus,'' terang Samsia.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar